Tips Sehat

4 Fakta Tentang Susu Kental Manis

4 Fakta Tentang Susu Kental Manis

4 Fakta Tentang Susu Kental Manis – Belakangan ini susu kental manis sangat ramai dibicarakan. Badan Pengawas Obat dan Makanan menyatakan larangan adanya tampilan anak pada labelnya serta tulisan susu kentala manis. Bahkan beberapa iklan harus ditarik dari peredaran dengan adanya peraturan tersebut.

Anda pun pasti ingin mengetahui fakta sebenarnya dari susu kental manis yang selama ini telah anda konsumsi dan bahkan mungkin anda anggap sebagai bahan pengganti susu bubuk untuk naak.

Berikut fakta – fakta mengenai susu kental manis yang perlu anda ketahui.

Susu Kental Manis Tidak Mengandung Susu

SKM dibuat melalui proses evaporasi atau penguapan dan umumnya memiliki kandungan protein yang rendah. SKM ini juga ditambahkan gula yang berlebihan. Berbeda dengan kandungan susu sapi yang memiliki kadar protein cukup tinggi serta mengandung banyak vitamin lainnya yang diperlukan tubuh. Susu sapi juga dilengkapi dengan berbagai zat gizi lain seperti lemak, karbohidrat, kalsium, vitamin D, dan vitamin A.

Faktanya, satu saset SKM memiliki kalori sebesar 180 kkal dengan rincian 67% karbohidrat, 30% lemak, dan 3% protein. Sedangkan 1 gelas susu sapi segar memiliki kalori sebesar 146 kkal dengan rincian 49% lemak, 30% karbohidrat, dan 21% protein.

SKM Todak Untuk Dikonsumsi Setiap Hari

Berdasarkan saran dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes), susu kental manis ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari. Kadar gula yang tinggi dapat mengakibatkan konsumennya mengalami diabetes sehingga sangat membahayakan.

SKM Tidak Dianjurkan Untuk Bayi dan Anak

SKM tidak boleh diberikan kepada bayi dan anak. Kadar gula tambahan pada makanan untuk anak yang direkomendasikan oleh WHO adalah kurang dari 10% total kebutuhan kalori. Sedangkan SKM ini memiliki kadar gula tambahan yang tinngi dan melebihi batas tersebut. Dalam satu porsi (4 sendok makan) salah satu susu kental manis yang dijual di pasaran, kalorinya mencapai 130 kkal dengan kadar gula tambahan sebanyak 19 gram dan protein 1 gram.

Boleh Dikonsumsi Namun Jangan Berlebihan

Tentu SKM boleh dikonsumsi namun tidak boleh berlebihan. Anda tidak boleh menggunakan SKM ini menjadi pengganti ASI pada anak ataupun susu yang rutin dikonsumsi setiap harinya.

Yang terpenting anda harus ingat jika SKM adalah sebagai pelengkap makanan saja dan bukan sebagai bahan yang dapat dikonsumsi setiap harinya.

Baca Juga : 4 Obat Medis Untuk Mengatasi Sariawan

Similar Posts