Bahaya Madu Terhadap Diabetes

Bahaya Madu Untuk Diabetes

Diabetes merupakan salah satu penyakit mematikan yang ada. Dibetes sendiri memang sudah memakan banyak korban. Di Indonesia sendiri sudah ribuan orang yang terserang penyakit mematikan satu ini. Tentu orang yang sudah terkena penyakit mematikan harus menghindari gula sejauh – jauhnya karena jika tidak akan justru memperparak keadaan.

Madu yang dapat menjadi bahan pemanis buatan memiliki kandungan fruktosa . Madu termasuk salah satu bahan yang harus dihindari oleh penderita diabetes karena mau juga mengandung gula. Kandungan madu sendri terdiri dari 82% gula dimana 40% dari gula tersebut adlah fruktosa. Berikut bahaya madu untuk anda penderita diabetes.

Antara yang sehat dan belum sehat

Memang madu bergizi namun ini tergantung pada status kesehatan anda. Jika anda sehat, aktif dan tidak perlu menurunkan berat badan, kemudian mengkonsumsi madu maka hal ini tidak membahayakan dan dampaknya jauh lebih sedikit dibandingkan jika lebih banyak mengkonsumsi gula. Madu sendiri dapat menjadi alternatif dibandingkan gula. Sedangkan untuk orang yang kelebihan berat badan (obesitas), diabetes dan sedang mengatur diet dari fruktosa dan makanan yang mengandung karbohidrat, tentu harus menghindari madu sebanyak mungkin.

meningkatkan gula darah

Sebenarnya tanpa menghitung asupan kebutuhan nutrisi manusia yang diperlukan, seringkali makanan yang dikonsumsi oleh penderita diabetes lebih dari sekedar jumlah nutrisi mereka, Misalnya dalam mengkonsumsi madu. Ternyata madu dapat meningkatkan gula darah karena glukosa dan sukrosa (glukosa dan fruktosa) dalam kandungannya.

Faktor Resiko Penyakit

Ada faktor-faktor tertentu yang dapat diukur dalam darah yang dapat menjadi indikator kuat dari kesehatan dan risiko terhadap penyakit pada jangka panjang kemudian. Diantaranya kolesterol tinggi, trigliserida dan glukosa darah sangat penting. Penderita diabetes memiliki masalah besar dengan semua ini.

Alternatif madu menggunakan pemanis buatan

Untuk menghindari makanan yang mengandung kalori dan karbohidrat yang terkandung di dalam madu, pertimbangkan pemanis buatan sebagai alternatif. Pemanis buatan yang bebas kalori termasuk neotame, sucralose dan rebaudioside A, juga dikenal sebagai stevia. Aspartam adalah pemanis buatan lain yang mengandung jumlah yang sangat rendah kalori. Meskipun pemanis buatan tidak mengandung karbohidrat, makanan yang dimaniskan dengan zat ini sering mengandung karbohidrat dari bahan-bahan lainnya. Hati-hati untuk tidak mengabaikan karbohidrat dalam makanan pemanis buatan.

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *