Tips Sehat

Efek Samping Mengkonsumsi Susu Kedelai

Efek Samping Mengkonsumsi Susu Kedelai

Efek Samping Mengkonsumsi Susu Kedelai – Tidak perlu diragukan lagi bahwa susu kedelai memang merupakan salah satu minuman sehat yang memiliki banyak vitamin, protein, serta serat Bahakan untuk orang – orang yang diet ada yang mengandalkan susu kedelai untuk asupan gizi protein mereka. Bahkan banyak juga orang yang menderita penyakit intoleransi laktosa yang disarankan untuk mengkonsumsi susu kedelai sebagai pengganti susu sapi karena tidak suka atau tidak cocok dengan susu sapi.

Namun tanpa anda ketahui susu kedelai yang sehat ini memiliki efek samping yang dapat terjadi pada tubuh anda. Berikut beberapa efek samping yang akan anda dapat jika mengkonsumsi susu kedelai secara berlebihan.

Perut kembung

Susu kedelai memiliki kandungan protein yang tinggi, sehingga dapat meningkatkan produksi gas. Jumlah gas yang dihasilkan tergantung jumlah yang dikonsumsi, serta jumlah yang dapat ditoleransi oleh tubuh anda.

Ketika tidak dikonsumsi secara berlebihan, seharusnya kedelai tidak akan memicu masalah gas, namun wanita hamil sepertinya dapat menderita kembung yang parah setelah mengkonsumsi produk kedelai. Karena itu sebaiknya wanita hamil menghindari konsumsi kedelai dan mengkonsumsi makanan lain sebagai sumber asupan protein.

Masalah kembung ini tergantung pada masing-masing orang, karena tiap orang memiliki toleransi yang berbeda. Anda dapat mencoba sendiri seberapa banyak susu kedelai yang dapat dikonsumsi tanpa menyebabkan masalah gas, tapi tentunya jangan konsumsi susu kedelai secara berlebihan.

Alergi kedelai

Sama halnya seperti alergi kacang tanah, kerang, susu, telur, dll , alergi kedelai juga ada. Orang yang alergi terhadap protein kedelai dapat mengalami berbagai gejala alergi setelah mengkonsumsi susu kedelai. Gejala alergi yang dapat dialami antara lain batuk, mengi, gatal-gatal, wajah bengkak, muntah muntah, diare, pingsan, dll.

Susu formula kedelai untuk bayi

Susu formula yang dibuat dari kedelai tidak dianjurkan untuk bayi dibawah usia dua tahun karena mengandung lemak yang sangat sedikit dibandingkan dengan susu sapi. Lemak dari susu sangat penting untuk perkembangan bayi dan perkembangan otak si bayi. Selain itu juga ada resiko si bayi alergi terhadap protein kedelai. Menurut beberapa penelitian, kedelai dapat memicu masalah perkembangan dan tiroid pada bayi, namun ini belum benar-benar terbukti.

Fungsi tiroid

Goitrogens yang ada dalam susu kedelai adalah zat yang memiliki kemampuan untuk mengganggu fungsi kelenjar tiroid. Zat ini dipercaya dapat mengganggu penyerapan yodium dan menyebabkan pembesaran kelenjar tiroid. Ini terlihat pada penelitian hewan, namun hubungan pasti antara tiroid dan kedelai belum benar-benar dimengerti.

Asam fitat

Susu kedelai yang tidak difermentasi mengandung jumlah asam fitat yang banyak, yang dapat mencegah tubuh menyerap mineral dan vitamin esensial dalam saluran pencernaan. Ini dapat menyebabkan kekurangan nutrisi dan masalah kesehatan, meskipun mengkonsumsi makanan yang kaya vitamin dan mineral esensial. Penerapan mineral seperti kalsium, yodium, dan besi juga dapat terhambat, dan kita semua tahu bahwa mineral-mineral ini sangat penting agar tubuh dapat berfungsi dengan benar.

Baca Juga : Khasiat Susu Sapi Untuk Kesehatan

Similar Posts