Makanan Yang Harus Dihindari Ketika Diet

Diet merupakan hal yang dilakukan seseorang dalam upayanya mengurangi berat badannya. Diet mengharuska mereka yang melakukannya untuk emnjaga pola makan serta mengatur asupan nutrisi makanan tersebut.

Biasanya diet dilakukan oleh orang yang ingin menurunkan berat badan maupun orang yang ingin menjaga tubuh ideal yang sudah dimilikinya. Dalam diet kita harus menghindari beberapa maknan yang mengganggu proses diet yang ada. Berikut beberapa makanan yang harus dihindari ketika anda sedang dalam proses diet.

Gorengan

Lumpia, pisang goreng, cireng, tahu goreng, ubi goreng dan berbagai macam gorengan lainnya memang memiliki rasa gurih dan bikin ketagihan.

Sangat cocok dijadikan cemilan pengganjal perut. Hampir setiap orang menyukai gorengan, tak peduli orang kaya ataupun miskin. Namun tahukah kamu, ternyata makanan berharga murah meriah ini merupakan faktor pemicu kegemukan.

Terkadang para penjual seringkali menggunakan minyak goreng bekas (minyak goreng yang sudah digunakan berkali-kali) untuk menggoreng jajanannya.

Padahal minyak goreng bekas mengandung kolesterol yang sangat tinggi. Apabila dikonsumsi terus-menerus, minyak goreng akan mengendap dalam tubuh membentuk lemak trans yang berbahaya.

Makanan Cepat Saji

Fast food atau makanan cepat saji telah menjadi makanan favorit masyarakat era modern. Selain rasanya lezat, penyajiannya juga cepat. Tinggal bayar, maka kita akan memperoleh makanan yang bisa bikin kenyang.

Yang perlu kamu tahu, makanan fast food seperti pizza, hamburger, kentang goreng, ayam goreng, dan sejenisnya termasuk dalam makanan yang mengandung lemak dan kalori sangat besar, dan tidak memiliki nutrisi apapun! Bila dikonsumsi terus-menerus bisa menyebabkan kegemukan.

Selain itu, penelitian Dr. Deborah Legg dari Universty of Texas juga menemukan terdapat lemak-lemak LDL di dalam makanan cepat saji.

Lemak ini akan mematikan sistem syaraf yang merangsang rasa kenyang. Sebagai akibatnya, orang yang mengonsumsi makanan cepat saji cenderung terus menerus merasa lapar. Inilah yang membuat seseorang jadi sering ngemil dan akhirnya memicu obesitas.

Makanan manis

Agar diet berjalan lebih optimal, sebaiknya hindari makanan yang manis-manis, seperti coklat, cake, permen, gula pasir, dan sejenisnya. Makanan manis mengandung kalori yang sangat tinggi, hal ini bisa memicu kenaikan berat badan.

Kamu juga harus berhati-hati dengan produk pemanis rendah kalori buatan (gula diet) yang beredar di pasaran. Menurut penelitian, pengonsumsian gula diet (misalnya Aspartame) dalam jangka waktu lama bisa menimbulkan efek negatif, seperti pusing, kejang otot, kerusakan jaringan otak, hingga kematian.

Nasi Putih

Nasi putih merupakan makanan pokok orang Indonesia. Bagi masyarakat kita, kalau tidak mengonsumsi nasi putih berarti belum makan. Yup, memang benar nasi putih memang tergolong makanan berat. Tapi jika kamu sedang menjalani program diet, sebaiknya hindari konsumsi nasi putih berlebihan.

Nasi putih adalah jenis karbohidrat sederhana yang mengandung sedikit serat. Apabila dikonsumsi, proses pencernaanya cenderung cepat sehingga menyebabkan lonjakan gula darah dan memicu rasa lapar. Hal inilah yang membuat kamu jadi ingin makan lagi dan lagi.

Padahal jika dikonsumsi berlebihan karbohidrat di dalam tubuh akan diubah menjadi timbunan lemak. Sebagai alternatif, kamu bisa mengganti nasi putih dengan beras merah yang lebih kaya akan serat dan rendah kalori.

Makanan Kemasan

Mengonsumsi makanan kemasan seperi snack, mie instan, biskuit, keripik ternyata bisa menggagalkan progam diet. Sebab, dalam makanan kemasan terkandung kalori cukup tinggi.

Menyantap makanan-makanan jenis ini hanya akan membuat perut cepat lapar, dan akhirnya kamu makan lebih banyak.

Es Krim

Jika sedang diet, sebaiknya tahan dulu keinginanmu untuk mengonsumsi es krim. Kebanyakan es krim memiliki kandungan gula yang tinggi, bahkan adapula yang mengandung kolesterol jahat (LDL). Apabila dikonsumsi secara terus-menerus, kamu tidak hanya berisiko mengalami obesitas. Tetapi juga memicu penyakit jantung dan diabetes.

Jeroan

Kandungan lemak dalam jeroan sangat tinggi, bahkan bisa menaikkan kadar kolesterol dengan cepat. Hal ini tentu akan memicu timbulnya tumpukan-tumpukan lemak dalam tubuh. Oleh sebab itu, sebaiknya hindari pengonsumsian jeroan (otak, usus, lidah, hati, paru-paru, dan berbagai organ dalam hewan lainnya) pada saat diet.

Minuman Bersoda

Banyak orang yang mengira bahwa produk soda bebas kalori bisa membantu menurunkan berat badan. Faktanya hal ini tidaklah benar. Diet soda memang rendah kalori, bahkan ada yang bebas kalori. Tapi bukan berarti bisa menurunkan berat badan.

Menurut penelitian di University of Texas, diet soda meningkatkan lingkar pinggang hingga 70%. DI samping itu, kandungan pemanis buatan dalam soda diet dapat merangkan insulin yang memicu timbunan lemak dalam tubuh,

Jus Buah Kemasan

Minuman jus kemasan juga tidak lebih baik dari soda diet. Jus buah kemasan mengandung pemanis buatan yang umumnya berkadar gula tinggi.

Selain itu, bahan tambahan seperti zat pengawet dan zar pewarna yang ada di dalamnya juga tidak bagus untuk kesehatan. Jus buah kemasan lebih pantas disebut “ air gula berperasa” karena tidak terbuat dari buah asli, melainkan dari zat-zat penguat rasa.

Author: jordan smith

Jordan memulai hasratnya untuk menulis sebagai penggemar olahraga. Anda akan melihatnya meliput beberapa liga bola basket selalu mencari cerita yang bagus untuk diceritakan. Dari waktu ke waktu, ia juga membenamkan diri dalam penulisan untuk olahraga lain seperti MMA dan Sepak Bola.