Rematik Dan Penanganannya

Rematik adalah penyakit pada daerah persendian, yang biasa dialami orang yang sudah lanjut usia.

Apakah rematik bisa disembuhkan?
Jawaban nya adalah
belum ada cara yang efektif untuk mengobati rematik.
Adalah cara yang tepat untuk mengurangi rasa sakit dan meredakan peradangan pada sendi.
Meningkatkan fungsi gerak pasca terkena rematik.

Untuk obat herbal, belum dibuktikan dapat menyembuhkan penyakit degeneratif ini.
Cara satu satunya adalah dengan penanganan medis
Lalu bagaimana upaya dokter untuk menangani masalah ini?

Obat rematik
Cara mengobati rematik yang pertama ialah dengan mengonsumsi obat-obatan. Jenis obat yang direkomendasikan oleh dokter tergantung pada tingkat keparahan gejala dan berapa lama Anda menderita penyakit ini. Adapun jenis obat yang diresepkan meliputi:

  • Pereda nyeri NSAID (Obat antiinflamasi nonsteroid), seperti ibuprofen atau naproxen untuk mengurangi rasa sakit dan mengurangi peradangan akibat rematik. NSAID yang lebih kuat juga tersedia dengan resep dari dokter.
    Obat ini memiliki risiko efek samping yaitu telinga berdenging, iritasi pada perut, masalah jantung, serta kerusakan hati dan ginjal.
    Steroid.
    Obat kortikosteroid seperti prednison mampu mengurangi peradangan dan nyeri serta memperlambat kerusakan sendi. Efek samping dari obat-obatan steroid ini berisiko pada penipisan tulang, penambahan berat badan, dan diabetes.
    Dokter umumnya meresepkan obat ini untuk meredakan gejala rematik akut.
  • Disease-modifying antirheumatic drugs (DMARD).
    Obat ini dapat memperlambat perkembangan penyakit rematik dan membantu menyelamatkan sendi dan jaringan lainnya dari kerusakan permanen. DMARDs umum termasuk methotrexate (Trexall, Otrexup, Rasuvo), leflunomide (Arava), hydroxychloroquine (Plaquenil), dan sulfasalazine (Azulfidine). Efek sampingnya meliputi kerusakan hati, gangguan pada sumsum tulang, dan infeksi paru-paru.
    Biologic agents, dikenal juga sebagai obat pengubah respons biologis atau DMRAD biologis
    . Prosedur ini menggunakan protein rekayasa genetika yang berasal dari gen manusia. Cara ini telah terbukti membantu memperlambat perkembangan rheumatoid arthritis saat pengobatan lain gagal. Abatacept (Orencia), adalimumab (Humira), anakinra (Kineret), certolizumab (Cimzia), etanercept (Enbrel), golimumab (Simponi), infliximab (Remicade), rituximab Rituxan), tocilizumab (Actemra) dan tofacitinib (Xeljanz), termasuk ke dalam jenis obat ini. Obat jenis ini paling efektif jika dipasangkan dengan DMRAD nonbiologis seperti methotrexate. Cara kerjanya dengan menargetkan bagian dari sistem imun yang memicu peradangan pada sendi dan jaringan lainnya. Namun, obat jenis ini juga dapat menambah risiko infeksi.

2. Terapi fisik
Terapi fisik dapat menjadi salah satu metode pengobatan yang tepat. Melalui terapi, Anda akan diajari latihan untuk menjaga sendi tetap fleksibel. Biasanya, terapis juga akan menyarankan Anda untuk melakukan tugas sehari-hari yang cukup ringan untuk membantu melemaskan persendian Anda yang kaku. Selain itu, terapis juga akan menganjurkan Anda untuk melakukan olahraga ringan.

3. Operasi
Jika obat dan terapi fisik gagal mencegah atau memperlambat kerusakan sendi, kemungkinan besar dokter akan menyarankan pembedahan sebagai cara mengobati rematik. Pembedahan ditujukan untuk memperbaiki sendi yang rusak sehingga Anda dapat kembali menggunakan persendian yang sakit seperti sedia kala. Prosedur ini juga mampu mengurasi rasa sakit dan memperbaiki kelainan bentuk pada bagian tubuh tertentu seperti jari bengkok akibat peradangan yang ditimbulkan.

Operasi radang sendi pada rematik biasanya melibatkan lebih dari satu prosedur. Adapun prosedur pembedahan yang biasanya dilakukan yaitu:

Synovectomy. Pembedahan untuk menghilangkam sinovium ( lapisan sendi) yang meradang. Prosedur ini bisa dilakukan pada lutut, siku, pergelangan tangan, jari-jari, dan pinggul.
Perbaikan tendon. Peradangan dan kerusakan sendi dapat menyebabkan tendon di sekitar sendi yang putus atau kendur. Melalui prosedur ini dokter akan memperbaiki tendon yang mengalami kerusakan di sekitar sendi Anda.

Penggantian sendi total. Prosedur ini dilakukan untuk menghilangkan bagian sendi yang rusak dan menggantinya dengan prostesis yang terbuat dari logam dan plastik.
Penggabungan sendi. Prosedur ini dilakukan untuk menghilangkan rasa sakit dan menstabilkan kembali sendi yang rusak. Cara ini dilakukan jika penggantian sendi total tidak memungkinkan untuk dilakukan.

Nah Memang Agak berat mengobati rematik ini, namun bukan berarti tidak akan ada obatnya, sebab smua penyakit dan masalah pasti ada obat dan jalan keluarnya.
Maka dari itu kita harus mulai menata pola hidup sehat kita agar kita tidak terkena penyakit ini.
Sekian artikel dari saya, semoga menjadi inspirasi bagi pembaca.

Author: jordan smith

Jordan memulai hasratnya untuk menulis sebagai penggemar olahraga. Anda akan melihatnya meliput beberapa liga bola basket selalu mencari cerita yang bagus untuk diceritakan. Dari waktu ke waktu, ia juga membenamkan diri dalam penulisan untuk olahraga lain seperti MMA dan Sepak Bola.